Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEGIATAN. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Agustus 2020

KELAS XII SENI BUDAYA PERTEMUAN 1 SMK BELAJAR DARING

KELAS XII SENI BUDAYA
PERTEMUAN 1 SMK BELAJAR DARING
A. SENI RUPA
1. Apresiasi Seni
     Apresiasi berasal dari Bahasa Latin, Appretiatus yang artinya penilaian/penghargaan. Apresiasi dilihat dari Bahasa Inggris, Appreciate, yang artinya menentukan atau menunjukkan nilai, atau menilai, melihat bobot karya, menikmati kemudian menyadari kepekaan rasa dan menghayati. Mengapresiasi artinya berusaha mengerti tentang seni dan menjadi peka terhadap segi-segi di dalamnya, sehingga secara sadar mampu menikmati dan menilai karya dengan semestinya.

KELAS XI SENI BUDAYA PERTEMUAN 1 SMK BELAJAR DARING

KELAS XI SENI BUDAYA
PERTEMUAN 1 SMK BELAJAR DARING

APRESIASI
Bila kita berhadapan dengan sebuah karya seni rupa tentunya muncul tanggapan secara visual saat mata mengamati bagian-bagiannya. Kemudian muncul tanggapan dari dalam diri untuk menilai karya tersebut apakah menarik, mengagumkan, indah, menggetarkan, mengharukan, atau kesan sebaliknya. Tanggapan seperti itu disebut apresiasi. Pengertian apresiasi adalah sikap kepekaan dalam menghargai, mengagumi, dan menilai sebuah karya seni. Sikap tersebut tumbuh seiring dengan pembiasaan yang sifatnya pasif (apresiasi pasif) jika hanya sampai pada taraf menilai, sedangkan bersifat apresiasi aktif jika setelah itu mendorong untuk berkarya.

KELAS X SENI BUDAYA PERTEMUAN SMK BELAJAR DARING

KELAS X SENI BUDAYA
PERTEMUAN  SMK BELAJAR DARING
BAB I KELAS X PENDIDIKAN SENI RUPA
Standar Kompetensi: Mempresentasikan tentang keragaman gagasan, teknik, bahan, prosedur, dan keahlian berkarya seni rupa Nusantara dengan memperhatikan konteks kehidupan masyarakat dan budayanya
A.    Manusia dan Seni
     Manusia memerlukan tiga hal penting selama hidupnya, yakni agama untuk memenuhi kebutuhan rohani atau keimanannya; ilmu pengetahuan untuk memenuhi kebutuhan akalnya, serta; seni untuk memenuhi kebutuhan rasanya. Dengan kata lain, kebaikan dan keadilan dapat dijawab melalui agama (etika). Kebenaran dapat diperoleh jawabannya pada ilmu pengetahuan (logika). Sedangkan keindahan jawabannya ada pada seni (estetika). Ringkasnya, ketiga hal tersebut bersifat mengikat dan harus terpenuhi demi kelengkapan atau kesempurnaan hidup manusia.